Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein
"My philosophy is: it's none of my business what people say of me. Iam what Iam, I do what I do. I except nothing and I accept everything and it makes life more esier. Dalam hidup itu kudu ada 3 hal: 1. Keputusan 2. Komitmen 3. Prinsip.",. So.. Sedia jaket tebel yakk dingin di blog gw

Jumat, 02 Agustus 2013

#NgarangDoang

Tiap Manusia diciptakan dengan sifat ingin memiliki, memiliki keinginan bahwa apa yang diinginkan akan tetap bisa menjadi milik nya. Menginginkan bahwa setiap apa yang direncanakan kedepan akan berjalan sesuai dengan apa yang di pikirkan nya. Hidup bukan seprti apa yang kita inginkan bukan seprti apa yang kita mau, kecewa sering kali timbul dhati masing masing. Kecewa dan pasrah kpd tuhan.  Jika tersadar bahwa keadaan g sprti apa yang kita pikirkan sekrang  mungkin g akan terjadi sekecewa ini. jika mengetahui dari awal apa yang direncanakan dan apa yang terjadi sekrng hanyalah semu g akan pernah untuk melanjutkan apa yang di rasa sekrang ini.  jika aku tau bahwa aku bukan yang sempurna kenapa diharuskan ada pertemuan seperti ini. terkadang menyesali karena terlalu jauh untuk memilki nya . bagaimana bisa aku melanjutkan perjalanan jika aku dalam keadaan tanpa ada senyuman di bibirku?. bagimana bisa keadaan aku bisa membaik jika semua yang aku harapkan tak sesuai dengan apa yang aku mau, usaha ku tlah lelah ,besar kemungkinan hal terburuk dari ini akan terjadi lebih parah dari ini. tuhan mengujiku, menguji disetiap nafas ku. Ini menyiksa aku tapi aku tau tuhan berikan setiap hembusnya adalah kebaikan. Disini aku, hidup sndiri diantara orang orang yang aku kenal tapi g mengenali aku. Ku tutup wajah ku menangis ketika sadar aku hanya orang bodoh yang penuh dengan kekecewaan.  Aku diam, ini yang bisa aku lakukan saat ini. melihat semua kebohongan yang mereka buat pd aku. Mereka bermain seceria mereka, mereka melupakan jika mereka bahagia mereka dtang saat hitam menyelimuti mereka. Bukan, aku bukan seperti merkea yang bisa menghibur hati kalian yang terkadang penuh dengan hitam itu. Aku bukan tempat pelarian kalian. Bukan bukan aku. Aku dsini, berjalan n duduk dalam diam. Menunduk aku merasakan yang terjadi. Seperti g menyngka tuhan berikan seperti ini. tangisan ku memberikan sedikit ketenangan. Aku ingin mundur menghilang sejauh jauhnya hingga mereka hany bisa mengingat dan mengenang aku. Dan dari kejuhan ku lihat mereka menyesali ketika mereka menyakiti aku, menyia nyiakan aku. Kan ku lihat lagi mereka yang bahagia melihat kepergian aku. Kulihat lagi akan ada sebuah tangisan perpisahan. Aku berbaring ditempat dimana aku merasa nyaman  selayaknya sepi ku tak untuk riang ketika yang ku harap g seperti apa yang aku harap.  Ku palingkan tubuhku, menangisi disetiap sudut  dimana aku tak memberikan kebahgiaan kepada mereka yang mencintai aku, menyadari ketika aku tersakiti dan harus melembutkan hati selembut lembutnya kepada sang musuh besar. Bagaiman bisa ini terjadi? Menahan semua nya dalam hati sakit ini, selalu saja aku memulihkan rasa ku.serasa dingin tubuh ini, entah angin a pa ini mengapa dingin seperti ini?? ku eratkan pelukan di dada ku. Tuhan jika setelah banyknya kekecewaan yang aku dapat didunia ini engkau tak memberikan kesempatan untuk aku untuk bahgia didunia aku akn diam tuhan. Aku akan berada disisi mu dan g akan memiliki keinginan byk tuhan. Jika nanti senyum dalam foto ku bisa meredakan kerinduan mereka terhadap aku jadikan senyuman itu sebuah ibadah untuk ku tuhan. Semakin erat ku peluk diri ini g sanggup aku menhan ini,  bibir ku bergetar dingin namun tubuhku hangat. Hentikan rasa dingin ini tuhan aku g sanggup menahan nya hati ku terlalu sakit dan jgn kau berikan dingin ini tuk bekukan hati. Aku masih ingin merasakan cinta nya, masih ingin juga aku mendengar suara nya tuhan, belum sempat aku tuk bertemu dengan nya. Ijinkan aku tuhan, setelah itu aku pasrah. Mata ku masih basah kan air mata samar samar ku lihat mereka menuliskan isi hati mereka dsetiap sudut, mengungkapkan kebahagiaan mereka. Bagaimana dengan aku? Bagaimana dengan aku disini? Dengan mudahnya mereka meraih kebahagiaan. Ingat ku sempat aku merasa baik dan tersenyum karna itu tapi dbalik itu semua. Keretakan yang ku rasa. Tak  berhenti aku menangisi itu semua dngan kelemahan ku, niat  tuk selalu membahagiakan dia, buat dia tersenyum, segala sesuatuu ku buat dengan ide ide ku yang konyol. Tapi ini yg terjadi ketidak adilan terhadapku dan semua kebohongan itu. Harapan dan harapan kepalsuan. Dingin ku tlah hilang namun sepi dan kesedihn ku masih mendekap ku. Ku arahkan tubuh ku langit melihat awan bergerak seperti tak d beban.  Hasrat ku berbicara aku ingin seprti dia. Ku pejam mata ku lembut ku coba membebaskan penat ini, senyum ku tersibak , hati ku berkata aku akan bertahan dengan sisi lainnya aku, aku akan melupakan dia yang tak pernah tulus terhadap aku. Ku lepaskan dia aku ikhlas tuhan bawa aku pergi, bawa aku pergi ketempat dimana aku bisa merasakan ketenangan dan kenyamanan.jangan beri aku sakit itu lagi gantikan itu dengan kebahagiaan n senyuman. Degup jantung ku terhenti tapi aku tetap tersenyum menatap langit itu, tuhan membawa ku sekrang, ketenangan yg aku rasa walau masih tertahan air mata ini merasakan perih, kini aku menghadap kematian atau aku hanya tdr sesaat entahlah…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar